putuyudistirap

Just another WordPress.com weblog

Masjid Tempat Kebersamaan Umat Islam

Posted by rabot416 pada Januari 9, 2010

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hadirin kaum muslimin Rahimakumullah
Segala puji bagi Allah, dzat yang besar anugrahNya, sempurna kalimatNya dan lestari kehendakNya, denganpujian seorang hamba yang mengakuiNya sebagai Tuhan, yang tunduk meminta pertolongan dan meminta petunjuk kepadaNya, yang beriman menyembah dan pasrah diri kepadaNya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasul pilihan, Muhammad SAW.

Allahu Akbar (3x) walillaahilham.
Setelah sebulan lamanya kita melaksanakan ibadah puasa, maka sejak fajar tadi kita telah berpisah dengan bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya kita dididik dan dilatih untuk :
1. Terbiasa hidup berdisiplin,
2. Selalu merasa diawasi oleh Allah, baik dalam keadaan tertutup maupun terbuka
3. Mengekang hawa nafsu syahwat,
4. Mempersamakan antara orang kaya dan miskin dalam mengamalkan agama
5. Menghilangkan kebiasaan-2 badani seperti makan dan minum yang enak dengan waktu dan pori yang tidak teratur.
Kita tidak pernah tahu apakah masih diberi kesempatan untuk bertemu bulan Ramadhan mendatang. Yang pasti, hari ini kita berada di hari Idul Fitri, yakni hari yang suci penuh barokah dan ampunan. Dikatakan suci karena kita telah berada dalam suasana ampunan Allah SWT, suci dari noda dan dosa, meskipun hal itu tergantung pada tingkat keikhlasan amal perbuatan kita selama bulan Ramadhan,
Hadirin kau muslimin rakhimakumullah,
Hari raya Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi orang yang takwa dan merupakan puncak spiritual keagamaan. Maknanya adalah mensyukuri nikmat Allah atas kesempurnaan ibadahnya, dimana seorang muslim tidak hanya mengucapkan dengan lisan, tetapi harus terekspresi dengan perasaan ridho dan tenang, terungkap dalam keterbukaannya dengan perasaan gembira dan suka cita. Hari kemenangan memiliki berbagai hikmah penting bagi perkembangan spiritual keagamaan seseorang, yaitu :
1. Lenyapnya keserakahan hawa nafsu dan membangkitkan kekuatan akal dan rohani.
2. Jiwa menjadi bersih menuju keharibaan Tuhan yang Maha Penyayang.
3. Menjadikan suri tauladan Rasulullah SAW merasuk kedalam jiwa kita dalam hal memperjuangkan kebenaran, keadilan dan kebaikan.
4. Menimbulkan semangat berkorban untuk kepentingan agama, menegakkan yang ma’ruf dan menghancurkan yang munkar serta membangkitkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Allahu Akbar (3X) walillaahilham
Adapun ciri ciri orang yang mendapatkan kemenangan disebutkan oleh Allah SWT melalui firmanNya :
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri(dengan beriman), Dan Dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang”
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa orang yang mendapatkan kemenangan atau keberuntungan adalah mereka selalu mensucikan diri, selalu ingat kepada Allah dan melakukan sembahyang. Dalam ayat-ayatnya yang lain Allah SWT memberikan gambaran pula bahwa orang yang mendapatkan kemenangan adalah mereka yang selalu memelihara shalat dankhusu’ didalam melaksanakannya, menghindari perkataan-perkataan yang tidak berguna, memelihara kemaluan, memelihara amanah, membayar zakat, bersedekah, melakukan amar ma’ruf nahi munkar, beriman kepada Al-Qur’an, menolong dan mengikuti Al-Qur’an serta berjihad dijalan Allah.
Hadirin kaum muslimin Rahimakumullah,
Hari kemenangan ini marilah kita gunakan untuk bermuhasabah/introspeksi diri sebagai pijakan untuk menyongsong kehidupan dimasa mendatang, agar kita tidak menjadi orang yang merugi dikemudian hari. Hari kemenangan ini marilah kita jadikan sarana saling memaafkan diantara kita, karena sikap ma memberi maaf dan mau meminta maaf merupakan bukti keluhuran pribadi seseorang dan merupakan salah satu ciri orang yang bertaqwa sebagai implementasi dari pelaksanaan puasa kita. Yang perlu diwaspadai dihari kemenangan ini adalah bujuk rayu syetan, karena dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa setiap hari raya Idul Fitri, setan berteriak-teriak karena kesal dan kecewa. Dia telah menggoda selama hampir 1 tahun sehingga manusia berlumuran dengan dosa dan kesalahan , namun pada hari ini dosa-dosa orang-orang itu telah dimaafkan Allah SWT. Sekarang ini dia tengah mempersiapkan perangkap melalui makanan dan minuman dan kegembiraan kaum muslimin, sehingga mereka melupakan kembali TuhanNya dan kembali bermaksiat kepadaNya.
Untuk menghadapinya marilah kita jalin kasih sayang diantara kita, saling bartausiah diantara kita agar selalu berada dalam kebenaran dan kesabaran, kita galang hidup kebersamaan dalam beribadah baik ibadah yang mahdhoh maupun yang ghoir mahdhoh. MASJID adalah satu-satunya tempat kebersamaan kita, tempat persemaian kasih sayang diantara kita dan tempat saling mengetahui keadaan diantara kita sehat atau sakit, gembira atau sedih. Marilah kita gapai ridho Allah melalui kekuatan jemaah masjid kita. Ingatlah syetan tidak akan pernah sanggup menggoda orang yang dalam kondisi berjamaan.
Rasulullah SAW bersabda :” Hendaknya kamu berjamaah, karena serigala akan memangsa kambing yang terpisah dari rombongannya”
Demikianlah mudah-mudahan bermanfaat, selamat hari raya Idul Fitri 1430 H, maaf lahir bathin.
Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: