putuyudistirap

Just another WordPress.com weblog

Kekuatan Basmallah

Posted by rabot416 pada Januari 9, 2010

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Allah SWT berfirman dalam surat An-Naml ayat yan ke 30 yang berbunyi :
إِنَّهُ مِن سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang” (QS An Naml 27:30).

Ayat tersebut berkaitan dengan surat yang dikirimkan oleh Nabi Sulaiman kepada Ratu Bilqis. Dalam surat tersebut Nabi Sulaiman memulainya dengan kalimat :
Bismillahirrahmaanirrohiim. Peristiwa tersebut terjadi jauh sebelum Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Dengan demikian, kita bisa menarik suatu kesimpulan bahwa kalimat bismillah telah dipergunakan oleh Nabi-nabi dan umat terdahulu.
Bismillah artinya dengan nama Allah, dan tidak ada salahnya jika kalimat tersebut diartikan atas nama Allah. Kalimnat atas nama Allah merupakan salah satu bentuk penyerahan diri dan ketundukan total kepada Yang maha kuasa. Kalimat tersebut merupakan puncak dari syariat dan katauhidan, sebab didalamnya terdapat pengakuan atas dzat Allah SWT. Pengakuan semacam ini merupakan prasarat utama didalam Islam. Pengakuan atas nama Allah harus diletakkan pada urutan pertama, sehingga tidak ada pengakuan dan penghambaan kepada selain Allah.
Arrohmaan artinya kasih yang teramat banyak dan tak terhingga. Pemilik kasih yang tak terhingga adalah Allah SWT. Dia adalah Dzat yang Maha Kasih diantara penebar kasih. Karena kasih Allah teramat banyak bagi hamba-Nya, maka Dialah yang paling patut untuk disembah. Arrohiim artinya sayang, yakni Allah sayang kepada seluruh makhlukNya, baik manusia tumbuhan maupun hewan.
Hadirin kaum muslimin yang dimuliakan Allah.
Ali bin Abi Thalib memberikan gambaran dan penafsiran yang sangat mendalam mengenai kalimat bismillaahirrohmaanirrohiim. Beliau menyatakan bahwa bismillaah adalah obat bagi setiap penyakit dan pertolongan atas setiap orang. Arrohmaan adalah pertolongan bagi setiap orang yang beriman dan hanya Dialah yang berhak menyandang nama tersebut. Sedangkan ar-rohiim adalah pertolongan Allah kepada siapa saja yang mau bertobat, beriman dan beramal shaleh.
Berdasarkan pernyataan diatas, amat dimungkinkan sekali bagi setiap manusia untuk menerima kasih Allah dengan cara beriman, bertaubat dan berbuat baik terhadap sesama manusia. Inilah perwujudan basmallah dalam kehidupan. Basmallah diharapkan mampu membawa pesan cinta damai dan toleransi yang mesti dijadikan pedoman hidup oleh setiap diri dengan cara meneladani Rasulullah SAW sebagai nabi yang membawa ajaran kasih sayang kepada umatnya, sebagaimana sabdanya
“Sesungguhnya aku adalah Nabi (penebar) kasih sayang ” HR Turmudzi.
Oleh karena itu sudah sepantasnya kalau basmallah kita jadikan warna dalam tindakan dan perbuatan kita dalam rangka mengubah bentuk-2 pemahaman dan praktek keagamaan yang sering sekali digambarkan sebagai agama yang menakutkan dan menyeramkan. Kita jadikan kasih sayang sebagai filosofi dalam ranah intra agama dan antar agama. Kita tebarkan kasih sayang, baik kepada sesama muslim maupun kepada umat-2 yang lain.
Hadirin kaum muslimin yang dimuliakan Allah.
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebenarnya basmallah dapat menjadi jembatan bagi terwujudnya solidaritas sosial. Dalam hal ini kita dapat menemukan bukti bahwa para ulama terdahulu telah berhasil mencapai peradaban yang tinggi yang tidak hanya diakui oleh umat Islam sendiri, namun diakui pula oleh umat-2 lainnya. Hal ini tiada lain karena mereka telah mampu menterjemahkan basmallah dalam konteks yang lebih tepat dalam rangka membangun kehidupan dengan cara menabur kasih sayang. Perbedaan apapun yang muncul dalam ilmu pengetahuan tidak digunakan untuk mewujudkan kekerasan dan konflik sosial, melainkan diwujudkan dalam bentuk pencerahan kepada umat. Para ulama terdahulu telah mampu meletakkan sebuah keberagaman yang bersumber dari ajaran kasih sayang. Sehubungan dengan itu, marilah kita budayakan basmallah dalam kehidupan kita. Kita jadikan basmallah sebagai upaya memperbaharui niat kita dan seluruh tingkah laku kita sehari-hari. Kita jadikan basmallah sebagai spirit untuk menghidupkan kembali kerukunan diantara umat beragama, karena basmallah secara eksplisit telah menggambarkan sifat Allah yang paling esensial, yaitu kasih sayang. Betapa indahnya hidup damai dan toleran, karena Allah `SWT adalah sumber kasih sayang.
Hadirin kaum muslimin yang dimuliakan Allah
Sebagai penutup dari uraian singkat ini, marilah kita renungkan penafsiran Ath-Thabathaba’I dalam penggambaran menarik perihal basmallah. Menurut beliau, memulai setiap pekerjaan dengan basmallah bertujuan untuk mendapat berkah dari Allah SWT, tetapi yang terpenting dari itu semua yaitu agar setiap pekerjaan senantiasa memiliki ikatan dengan kasih sayang dari Allah SWT. Dengan kasih sayang Allah, manusia akan selamat dari pelbagai petaka.
Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang Allah dan maghfirahNya senantiasa menyertai kita Amin ya rabbal alamiin.
Wassalamualaikum wr wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: