putuyudistirap

Just another WordPress.com weblog

Hikmah Qurban ( 2)

Posted by rabot416 pada Januari 9, 2010

Assalamualaikum wr wb
Sidang Jum’at yang dirahmati Allah SWT, pada saat ini umat Islam yang sudah memiliki kecukupan, telah berbondong-bondong menunaikan ibadah haji ke tanah suci, mudah-mudahan menjadi haji mabrur, amin. Sedangkan untuk kita yang tidak berangkat, ada 1 (satu) amalan untuk bisa dipraktekkan sehari-hari dengan melihat sejarah masa lalu. Dahulu, Nabi Ibrahim AS memiliki istri, pertama adalah Siti Syarah dan sejarahnya tidak memiliki anak, kedua Siti Hajar meskipun Nabi Ibrahim AS telah berusia lanjut namun dikaruniai anak bernama Ismail.

Begitu cintanya Ibrahim AS kepada Ismail, ketika dewasa datang perintah Allah SWT berupa ujian kepada nabi Ibrahim AS untuk menyembelih anak yang dicintainya. Pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah secinta apapun kita kepada sesuatu, namun disaat Allah memerintahkan, jangan gelisah, jangan ragu agar dilaksanakan. Kita perhatikan firman Allah SWT dalam surat Ash-shaffaat ayat 102-105 :
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي
أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا
تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي
إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ ﴿١٠٢
فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ ﴿١٠٣
وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ ﴿١٠٤
قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿١٠٥
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahimsesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(QS Ash-shaffaat 102-105)
Berqurbanlah kita nanti pada saat Idul Qurban sesuai perintah Allah SWT. Mau tidak mau, suka tidak suka, enak tidak enak, jika itu merupakan perintah Allah SWT agar diikuti, itu suatu ujian, dan bagaimana jika melalaikan tentunya bisa dilihat dalam firman Allah SWT dalam surat At-takaatsur ayat 1-8 dimana jika kita melalaikan dengan selalu bermewah-mewahan/bermegah-megahan niscaya kaum akan melihat neraka jahiim dan melihat secara ‘ainul yaqin.
Mudah-mudahan disaat Idul Qurban nanti kita berqurban dengan keihlasan, ketulusan hati, maka jika datang perintahnya, ikuti perintahnya untuk mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat.
Semoga bermanfaat dan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT, Amin.
Wassalamualaikum wr wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: