putuyudistirap

Just another WordPress.com weblog

Distribusi Muatan Listrik dengan Medan Listrik

Posted by rabot416 pada Agustus 1, 2009

2.1 Medan Listrik

Medan listrik didefinisikan sebagai ruang disekitar muatan listrik sumber dimana

muatan listrik lainnya dalam ruang ini akan mengalami gaya Coulomb atau gaya listrik. (tarik atau bertolak).Benda bermuatan yang menghasilkan medan listrik kita namakan muatan sumber. Muatan lain yang diletakkan dalam pengaruh medan listrik muatan sumber kita namakan muatan uji. Kuat medan listrik pada lokasi dimana muatan uji berada kita definisikan sebagai besar gaya coulomb (gaya listrik) yang bekerja pada muatan itu dibagi dengan

besar muatan uji.:



F

E = –

0 q

Keterangan :

E = kuat medan listrik (N/C)

F = Gaya Coulomb (N)

q0 = besar muatan uji (C)

2.2 Kuat Medan Listrik Bagi Distribusi Muatan Continue

Hukum Gauss dapat digunakan untuk menghitung kuat medan listrik dari suatu system

muatan yang terdistribusi seragam. Tetapi kita batasi masalah kita untuk konduktor-konduktor

yang memiliki simetri tinggi, seperti: konduktor dua keeping sejajar dan konduktor bola pejal

yang distribusi muatannya seragam.

Kuat Medan Listrik untuk Konduktor Dua Keping Sejajar

Misalkan luas tiap keeping A dan masing-masing keeping diberi muatan sama tetapi

berlawanan jenis +q dan –q. Kita definisikan rapat muatan listrik, _, sebagai muatan

persatuan luas:


q

s = –

A

s

E = –

E0

2.3 Kuat Medan Listrik untuk Konduktor Bola Berongga



Bila konduktor bola berongga diberi muatan maka muatan itu tersebar merata di permukaan

bola (di dalam bola itu sendiri tidak ada muatan).


Di dalam bola (r<R) – E = 0

Di kulit dan di luar bola (r _ R) – E = R

2.4 Contoh Distribusi muatan listrik

Medan listrik tidak perlu hanya ditimbulkan oleh satu muatan listrik, melainkan dapat pula ditimbulkan oleh lebih dari satu muatan listrik, bahkan oleh distribusi muatan listrik baik yang diskrit maupun kontinu. Contoh-contoh distribusi muatan listrik misalnya :

• kumpulan titik-titik muatan.

• kawat panjang lurus berhingga dan tak-berhingga.

• lingkaran kawat.

• pelat lebar berhingga atau tak-berhingga.

• cakram tipis dan cincin.

• bentuk-bentuk lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: