putuyudistirap

Just another WordPress.com weblog

Hikmah dibalik Hijrah

Posted by rabot416 pada Januari 9, 2010

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Mukaddimah
Diantara peristiwa penting dalam sejarah perkembangan Islam, kisah Hijrah adalah salah satu peristiwa besar yang merupakan awal tonggak berdirinya negara Islam, sekaligus ditetapkan oleh Khalifah Umar ra sebagai awal penanggalan kalender Hijriyah. Mari kita perhatikan ayat dan hadis berikut ini:
وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي ٱلأَرْضِ مُرَاغَماً كَثِيراً
وَسَعَةً وَمَن يَخْرُجْ مِن بَيْتِهِ مُهَاجِراً إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِ
ثُمَّ يُدْرِكْهُ ٱلْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلىَ ٱللَّهِ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang Luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), Maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS An Nisa’: 100)
إِلاَّ تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ ٱللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ ٱلَّذِينَ
كَفَرُواْ ثَانِيَ ٱثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي ٱلْغَارِ إِذْ يَقُولُ
لِصَاحِبِهِ لاَ تَحْزَنْ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَنَا فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُ
عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ ٱلَّذِينَ
كَفَرُواْ ٱلسُّفْلَىٰ وَكَلِمَةُ ٱللَّهِ هِيَ ٱلْعُلْيَا وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) Maka Sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang Dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu Dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, Sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir Itulah yang rendah. dan kalimat Allah Itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS At Taubah: 40)
عَنْ أَبِيْ مُوْسَي اْلأَشْعَرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَليَّ
اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ قَاتَلَ لِتَكُوْنَ كَلِمَة َاللهِ
هِيَ الْعُلْيَا فَهُوَ فِي سَبِيْلِ اللهِ (رَوَاهُ الْبُخَاِريْ وَمُسْلِمٌ

Dari Abu Musa al Asy’ary ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang berperang (berjuang) untuk menegakkan dan meninggikan kalimah Allah maka ia telah berjuang di jalan Allah.(HR Bukhori dan Muslim)
Definisi Hijrah dan Sejarahnya
Adapun yang dimaksud dengan Hijrah Rasulullah adalah berpindahnya beliau dari kota Mekkah ke Medinah, sementara hijrah dalam artian yang lebih luas lagi adalah berpindahnya dari satu tempat (keadaan) ke tempat (keadaan) yang lebih baik. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw yang berbunyi:
عَنْ ابنِ عَبَّاسٍ أن رسولَ اللَّه قال :لا َهِجْرَةَ بَعْدَ
الفَتْحِ ولٰكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ (رواه ابن حبان
Dari Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Tidak ada Hijrah setelah Fathu Makkah akan tetapi (Hijrah juga bisa) dengan Jihad dan Niat. (HR Ibnu Hibban)
Adapun sejarahnya, Hijrah telah dimulai pada tahun ke-5 (lima) dari kenabian dengan dikirimnya sebanyak 12 orang laki-laki dan 4 orang perempuan yang dipimpin Utsman bin Affan beserta isterinya Ruqayyah ke Habsyah (eithopia), kemudian dilanjutkan dengan gelombang kedua sebanyak 83 laki-laki dan 18 perempuan yang dipimpin Ja’far bin Abi Thalib, pada gelombang kedua ini mereka mendapatkan perlakuan yang baik dari raja Habsyah yaitu Najasyi, kisah ini diabadikan dalam Alquran yang berbunyi:
لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ ٱلنَّاسِ عَدَاوَةً للَّذِينَ آمَنُواْ
ٱلْيَهُودَ وَٱلَّذِينَ أَشْرَكُواْ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَّوَدَّةً للَّذِينَ
آمَنُواْ ٱلَّذِينَ قَالُوۤاْ إِنَّا نَصَارَىٰ ذٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ
قِسيسِينَ وَرُهْبَاناً وَأَنَّهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. dan Sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Kami ini orang Nasrani”. yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena Sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.(QS Al Maidah: 82).
Barulah pada tahun ke-13 dari kenabian beliau diperintahkan untuk berhijrah ke Medinah bersama dengan Abu Bakar.
Beberapa Kejadian Penting
1. Rasulullah saw keluar dengan selamat, padahal beliau sudah terkepung oleh seluruh pemuka Quraisy yang terlatih, secara akal tidak mungkin selamat, tetapi berkat pertolongan Allah terjadi sebuah kemukzijatan.
2. Islamnya Suraqah bin Malik bin Ja’syam, yang semula hendaknya membunuh beliau menjadi orang yang terdepan dalam membela agama Islam
3. Adanya burung Merpati yang membuat sangkar di gua Tsur ketika beliau bersembunyai bersama Abu Bakar selama tiga hari/tiga malam
4. Adanya sarang laba-laba dipintu gua Tsur, itulah kenapa kita dilarang membunuh laba-laba kalau tidak membahayakan.
5. Pembangunan Mesjid Quba’ sebagai mesjid pertama dalam Islam, ketika dalam perjalanan hijrah beliau ke Medinah.
6. Berhentinya Unta Rasulullah bernama Qasba’ sekaligus untuk menentukan dirumah siapa beliau beristirahat (Abu Ayyub al Anshari/merupakan masih kerabat dengannya), kemudian diekitar tempat tersebut menjadi rumah beliau sekaligus mesjid Nabawi yang dibeli dari dua orang anak yatim.
7. Mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar.
8. Mendeklarasikan piagam Medinah tentang kesepakatan dengan kaum Yahudi Medinah.
Hikmah yang perlu direnungkan
1. Seluruh kemegahan dunia baik berupa harta, keluarga dan tanah air ketika harus dihadapkan dengan perintah Allah untuk menegakkan kalimahNya, semuanya harus ditinggalkan.
2. Ketabahan seorang Abu Bakar yang merupakan teman karibnya sekaligus mertuanya, teruji dalam situasi dan kondisi apapun, sehingga tidak ada yang layak untuk menemani hijrahnya beliau kecuali hanya dirinya.
3. Organisasi yang sistematis dibangun dengan adanya koordinasi yang baik dari segala pihak, dan penuh amanah yang terdiri dari Abu Bakar ra (pendamping dan penasehat), Abdullah bin Uraiqhot (penunjuk jalan), Abdullah bin Abu Bakar (informan), Asma’ binti Abu Bakar (logistik), ‘Amir bin Fuhairah (Pengembala yang menghapus jejak Rasulullah dan Abu Bakar)
4. Hijrahnya Rasulullah dari kota Mekkah (tempat kelahirannya, dimana penduduk kota Mekah membencinya) ke Medinah (dimana semua orang mencintai dan menunggu-nunggu kedatangannya).
5. Hijrahnya Rasulullah saw sebagai bentuk pelaksanaan perintah syariat dan sebagai tonggak berdirinya Khilafah Islamiyah dan perluasan dakwah Islam.
Penutup
Demikianlah makalah singkat ini dibuat, semoga dapat menambah motivasi kita untuk terus berjuang menegakkan Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar, karena Allah akan selalu memberikan jalan bagi setiap hambaNya, selama ia terus berjihad dan berusaha..
Mari kita renungkan ayat berikut ini:
وَٱلَّذِينَ جَاهَدُواْ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS Al Ankabut: 69)
Wallahu al Muwaffiq Ila Aqwami al Thariq

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: